Taktshang, juga disebut biara Tiger's Nest berada di tengah-tengah pegunungan Bhutan, untuk dapat kekuil ini dapat ditempuh beberapa jam dari kota Paro (satu-satunya kota dengan bandara). Taktshang adalah yang paling terkenal dari biara-biara di Bhutan. Taktshang berada pada ketinggian 3.120 meter (10.200 kaki) di atas bagian bawah lembah Paro. tempat ini digunakan sebagai tempat ziarah bagi umat Buddha.
2. Wat Rong Khun Chiang Mai, Thailand
Wat Rong Khun Chaing Mai adalah sebuah bangunan berwarna putih yang menyilaukan, gemerlap Wat Rong Khun Chaing Mai menggambarkan kecerahan salju segar pada hari yang cerah. Cat kapur dan cermin tertanam dan gelas menawarkan kesejukan mengejutkan di tempat yang panas, bangunan ini dirancang oleh artis Thailand Chalermchai Kositpipat, Saat Anda mendekati kuil, Anda menyadari sesuatu yang berbeda tentang hal selain warna murni putih, pada sebelah jembatan terpahat ratusan tangan yang keluar dari dalam tanah, ini merupakan simbol neraka dan penderitaan manusia, sementara dua taring raksasa membentuk semacam gerbang yang menggambarkan kekerasan serta membingungkan dalam menghadapi hiasan keindahan candi dari kejauhan,
3. candi Prambanan, Indonesia.
Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman indah.
Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut.
4. Shwedagon Paya (Pagoda), Myanmar
Kemilau emas dan dihiasi dengan berlian, yaitu Shwedagon Pagoda atau Shwedagon Paya terletak di kota Yangon berada diutara dari pusat kota antara People's Park dan Kandawgyi, Yangon, Myanmar, bangunan ini adalah sebuah karya spektakuler arsitektur candi Burma dan merupakan kuil Budha paling suci di Myanmar.
Shwedagon Paya beridiri diatas tanah seluas 5 hektar pada ketinggian 58 meter diatas permukaan air laut, ada empat jalan yang mengarah kedalam pagoda, yaitu pintu masuk selatan dan utara yang menggunakan lift atau tangga, pintu masuk barat menggunakan eskalator, dan pintu masuk timur merupakan jalan yang memiliki suasana paling otentik karena melewati biara.
Pintu masuk selatan, dari Schwedagon Paya Road, merupakan pintu yang paling dekat dengan pintu masuk utama dan dijaga oleh dua chinthe 18-kaki-tinggi (mitos singa-naga). dan Anda harus melepas sepatu dan kaus kaki Anda sebelum Anda menaiki tangga.
5. Borobudur, Magelang, Indonesia
Kompleks candi Budha adalah monumen Borobudur terdaftar di UNESCO Heritage List. Terletak di dekat kota Magelang, sekitar 30 km dari kota Yogyakarta, Indonesia. Ini tempat ziarah Buddhis yang penting memiliki solusi arsitektural yang canggih. Dikaitkan dengan iman dan tiga tingkat kosmologi Buddhis. Borobudur ditinggalkan setelah penurunan Buddhisme di Jawa, dan setelah konversi orang Islam. Untuk dunia itu muncul kembali pada tahun 1814 Sir Thomas Raffles. Borobudur adalah salah satu tempat wisata yang paling sering dikunjungi di Indonesia. Setiap tahun di Borobudur Buddha merayakan Waisak hari libur yang paling penting.
6. Sri Ranganathaswamy, india
Candi Sri Ranganathaswamy terletak di kota Srirangam negara Tamil Nadu di India. The Ranganathaswamy Sri adalah candi Hindu yang didedikasikan untuk Tuhan Ranganatha. Candi Ranganathaswamy adalah candi yang pertama dan terutama di antara 108 Divya Desams, yang merupakan kediaman suci Dewa Wisnu. Candi ini memiliki luas sekitar 156 hektar (6,31,000 meter persegi), menjadikannya salah satu kuil terbesar di India. Sebanyak tujuh dinding konsentris melampirkan kuil Sri Ranganathaswamy dan panjang total dinding tersebut 32.592 tertutup oleh 21 Gopurams (menara).
7. Ankor Wat, kamboja
Angkor Wat di Kamboja adalah kompleks candi tua terkenal karena keanggunan dan keeksotikannya. Sudah pasti bagi para fotografer, juga pecinta peninggalan kebudayaan lama, tempat tersebut sangat ideal untuk diabadikan dalam gambar maupun untuk dinikmati kekayaan warisan kebudayaannya.
Angkor Wat adalah salah satu dari banyak candi yang ada di kawasan Yasodharapura sebuah kawasan peninggalan sejarah di wilayah Siem Reap. Menurut catatan sejarah, kompleks candi-candi tersebut dibangun antara abad ke-6 sampai ke-13.
Angkor Wat melambangkan ciri keagamaan Hindu dengan menara utama yang melambangkan Gunung Meru, pusat seluruh kegiatan menurut hinduisme. Halaman dikelilingi dinding dan terusan yang berfungsi bukan saja sebagai penghadang, tetapi juga sebagai lambang Gunung Meru yang dikelilingi oleh banjaran dan lautan, sebagaimana digambarkan oleh kepercayaan Hindu. Terdapat sebuah parit dan dinding yang dilukis indah mengelilingi lima kuil utama.






0 komentar:
Posting Komentar